Hallo Broeder inside

inMagz.id

Inside Magz menyadari bahwa sebuah karya tulis akan lebih indah dipandang mata bila tersaji dalam kemasan desain yang segar. Tampilan yang ‘enak’ serta nyaman di mata, akan mengantar dan mewarnai pandangan pembaca mulai dari awal hingga akhir setiap paragraf.

Berlangganan via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 285 pelanggan lain

16/09/2021

Inside Magz

Nyaman di Mata – Asik Dibaca

Tahukah kamu bahwa rambut yang tumbuh di sekitar puting payudara itu adalah hal yang normal? Simak di sini penjelasannya.

Rambut yang Tumbuh di Sekitar Puting Payudara Itu Normal

Tahukah kamu bahwa rambut yang tumbuh di area puting payudara, sama halnya dengan rambut yang tumbuh di kepala, ketiak, bahkan kaki dan tanganmu? Sayangnya, banyak orang masih merasa tabu untuk membicarakan rambut yang tumbuh di area-area sensitif, seperti puting payudara.

Banyak orang memiliki rambut tebal dan gelap di sekitar puting payudara mereka dan ini tidak berarti ada masalah medis yang mendasarinya. Rambut yang tumbuh di areola benar-benar normal, bahkan ada sekitar sepertiga manusia memilikinya.

Perbedaannya ada pada faktor genetik, dalam hal tekstur, jumlah dan visibilitas. Rambut ini tidak benar-benar muncul di bagian puting payudara, namun di lingkaran berpigmen sekitar puting, yang disebut areola dan kulit payudara lainnya, seperti dilansir dari allure.com.

Sangat umum, terutama bagi perempuan untuk memiliki rambut yang tumbuh di sekitar puting. Membicarakannya terasa tidak etis karena ekspektasi tubuh yang tidak realitis, idealis, dan seringkali tidak adil pada kaum perempuan.

Menormalisasikan hal ini hanya bisa dilakukan melalui ilmu, mengakui bahwa rambut yang tumbuh di area puting payudara itu normal secara biologis. Jika ada hal-hal yang terasa mengganggumu, sebaiknya segera bicarakan dengan dokter atau profesional.

Yang perlu kamu ingat adalah bahwa kulit di sekitar puting bisa sangat sensitif, sehingga metode untuk menghilangkan rambut di area tersebut juga harus dilakukan secara hati-hati untuk menghindari iritasi. Jika kamu menggunakan pisau cukur, jangan melawan serat rambut, dan gunakan krim cukur.

Sedangkan jika kamu menggunakan obat, selalu lakukan uji coba terlebih dahulu, pilih area kecil dari kulit untuk menguji produknya sebelum menggunakannya secara menyeluruh. Beberapa pakar sendiri tidak merekomendasikan waxing untuk menghilangkan rambut di area ini karena kulit sangat tipis dan halus.

Tweezing bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Jika kamu terganggu dengan rambut yang berwarna gelap, kamu bisa melakukan laser hair removal untuk pilihan permanen yang baik.

Namun, pastikan kamu melakukannya dengan dokter atau proefesional yang memang ahli di bidang ini, karena laser hair removal memiliki risiko hiperpigmentasi atau efek samping lainnya. Akhirnya, pilihan untuk menghilangkan rambut di tubuh adalah pilihan pribadi, semua kembali ke kamu.*

Keterangan artikel: