Hallo Broeder inside

inMagz.id

Inside Magz menyadari bahwa sebuah karya tulis akan lebih indah dipandang mata bila tersaji dalam kemasan desain yang segar. Tampilan yang ‘enak’ serta nyaman di mata, akan mengantar dan mewarnai pandangan pembaca mulai dari awal hingga akhir setiap paragraf.

Desember 2020
SSRKJSM
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031 

Berlangganan via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 284 pelanggan lain

05/14/2021

Inside Magz

Nyaman di Mata - Asik Dibaca

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Libur Akhir Tahun, Reservasi Hotel di Berastagi dan Samosir Capai 80 Persen

RESERVASI kamar hotel di kawasan wisata Berastagi dan Samosir, Sumatra Utara untuk libur akhir tahun 2020 dilaporkan telah mencapai 80 persen. Angka tersebut diperkirakan masih akan meningkat menjelang malam pergantian tahun.

“Pesanan kamar hotel di Berastagi dan Samosir untuk libur tahun baru sudah rata-rata 80 persen dan diperkirakan naik lagi,” ujar Caretaker Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Dewi Juita Purba, Jumat, 25 Desember 2020.

Mengutip laporan dari manajemen hotel anggota PHRI di Sumut, Dewi menyebut bahwa pengelola hotel di destinasi wisata itu meyakini hunian hotel jelang akhir tahun bisa di atas 80 persen.

Prediksi itu mengacu pada kebiasaan wisatawan dalam negeri, khususnya Sumut yang melakukan pemesanan hari H.

“Prediksi pesanan yang semakin banyak juga datang dari manajemen hotel di Parapat dan Kota Medan yang pesanannya saat ini masih tergolong rendah,” tuturnya.

Pesanan hotel di Parapat kata dia, masih berkisar 60 persen dan di Kota Medan 40 persen.

Pandemi Covid-19 mengganggu hunian hotel. Walau di libur Natal dan tahun baru, pesanan lumayan banyak

Dewi

Sementara, Managing Director Hotel Garuda Plaza Medan, Denny S Wardhana menyatakan, hunian hotel yang rendah di Medan pada akhir tahun merupakan dampak pandemi Covid-19.

Adanya kebijakan Pemkot Medan yang melarang kegiatan di hotel di atas pukul 21.00 WIB, kata Denny, membuat acara makan malam di malam tahun baru ditiadakan dan berdampak pada penurunan tingkat hunian hotel.

“Manajemen hotel tentunya mengikuti peraturan pemerintah yang memang bertujuan untuk menekan penyebaran virus corona,” kata dia.