Hallo Broeder inside

inMagz.id

Inside Magz menyadari bahwa sebuah karya tulis akan lebih indah dipandang mata bila tersaji dalam kemasan desain yang segar. Tampilan yang ‘enak’ serta nyaman di mata, akan mengantar dan mewarnai pandangan pembaca mulai dari awal hingga akhir setiap paragraf.

Berlangganan via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 285 pelanggan lain

25/09/2021

Inside Magz

Nyaman di Mata – Asik Dibaca

alt=Kementerian PUPR Porsikan Rp13 M

Dok. Kementerian PUPR

Kementerian PUPR Porsikan Rp13 M untuk Sulawesi Utara

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyediakan hunian berkualitas, terjangkau dan nyaman untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penyaluran bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) tahun 2021, Kementerian PUPR berencana akan menyalurkan 25.000 unit bantuan PSU. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 1.816 telah diporsikan untuk Provinsi Sulawesi Utara.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, bantuan PSU sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR yang berkualitas dan dapat dihuni dengan baik.

“Program ini merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam cita-cita memenuhi kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,” kata Menteri Basuki.

Menyinggung bantuan teruntuk Provinsi Sulawesi Utara, menurut Basuki, nilainya sebanyak Rp13 miliar dengan jumlah rumah 1.816 unit.

Penyaluran bantuan rumah subsidi tersebut akan dilaksanakan dan tersebar di empat Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara, yaitu Kota Manado 504 unit di tiga lokasi perumahan, Kota Tomohon 80 unit, Kabupaten Minahasa 310 unit di tiga lokasi perumahan, dan Kabupaten Minahasa Utara 922 unit di 10  perumahan.

Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan bantuan PSU disalurkan oleh Kementerian PUPR agar masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi merasa nyaman. “Di samping meningkatkan kenyamanan hunian MBR, pemberian bantuan ini diharapkan dapat mendorong semangat para pengembang untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi untuk masyarakat serta mendorong tercapainya Program Sejuta Rumah,” ujar Khalawi.

Pelaksanaan bantuan PSU dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 03/PRT/M/2018 tentang Perubahan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Nomor 38/PRT/M/2015 tentang Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Untuk Perumahan Umum. Di samping pembangunan jalan lingkungan, bantuan PSU juga dapat mencakup penyediaan jaringan air bersih dan tempat pembuangan sampah terpadu kepada pengembang perumahan yang membangun perumahan MBR. 

Berdasarkan data yang ada di Direktorat Rumah Umum dan Komersial Ditjen Perumahan, target pembangunan bantuan PSU Perumahan mulai tahun anggaran 2015-2019 selalu memenuhi target bahkan selalu melebihi jumlah unit yang ditargetkan. Capaiannya penyaluran bantuan PSU tahun 2015 sebanyak 29.956 unit, 2016 sebanyak 26.884 unit, 2017 sebanyak 17.218 unit, 2018 sebanyak 30.406 unit dan 2019 sebanyak 15.148 unit.*

Lihat sumber:

Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR