Hallo Broeder inside

inMagz.id

Inside Magz menyadari bahwa sebuah karya tulis akan lebih indah dipandang mata bila tersaji dalam kemasan desain yang segar. Tampilan yang ‘enak’ serta nyaman di mata, akan mengantar dan mewarnai pandangan pembaca mulai dari awal hingga akhir setiap paragraf.

April 2021
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930 

Berlangganan via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 284 pelanggan lain

05/08/2021

Inside Magz

Nyaman di Mata – Asik Dibaca

Wulandari, Kepala Bidang Pencegahan dan Penindakan Penyakit Menular Dinkes Parigi Moutong

Tenaga Guru Dijadwalkan Vaksin Covid-19

SULAWESI TENGAHDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, memprioritaskan tenaga guru untuk penerima Vaksin Covid-19, sebagai syarat wajib Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

“Kami berupaya mendukung rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, dengan memberikan Vaksin kepada tenaga guru,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penindakan Penyakit Menular Dinkes Parigi Moutong, Wulandari, belum lama ini.
Dia mengatakan, Dinkes Parigi Moutong dalam waktu dekat akan mendapatkan Vaksin Covid-19 dari Provinsi Sulawesi Tengah. Vaksin itu rencananya, akan diberikan ke sembilan Puskesmas untuk para Lansia. Sisanya diberikan kepada para tenaga guru.
“Tetapi tenaga guru prioritas untuk di Wilayah Kota Parigi terlebih dahulu,” ungkapnya.
Wulandari bilang, proses pembelajaran tatap muka disaat Covid-19 kembali meningkat di Kabupaten Parigi Moutong akan aman dilaksanakan, sepanjang guru telah menerima Vaksin dan taat protokol kesehatan saat pelaksanaannya.
Kemudian, pembelajaran tatap muka hanya dapat dilaksanakan bagi sekolah yang berada di kecamatan yang tidak mengalami peningkatan Covid-19.
“Kalau kecamatan yang meningkat kasus Covid-19, mungkin harus dipertimbangkan. Apalagi tenaga gurunya belum di Vaksin,” tutupnya.*

Lihat penulis:

Moh Aksa