Hallo Broeder inside

inMagz.id

Inside Magz menyadari bahwa sebuah karya tulis akan lebih indah dipandang mata bila tersaji dalam kemasan desain yang segar. Tampilan yang ‘enak’ serta nyaman di mata, akan mengantar dan mewarnai pandangan pembaca mulai dari awal hingga akhir setiap paragraf.

Berlangganan via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 284 pelanggan lain

06/18/2021

Inside Magz

Nyaman di Mata – Asik Dibaca

alt=Perawakan Orang Bati

Perawakan Orang Bati yang menyeramkan | sportourism.id

Misteri Orang Bati, Makhluk Pemangsa Anak-Anak

Antara mitos dan fakta tentang Orang Bati

BERBAGAI mitos tentang keberadaan makhluk halus kerap dijumpai di negara kita. Salah satunya adalah mitos tentang adanya sosok makhluk mengerikan dengan tubuh berwarna merah dan bersayap. Sosok yang dimaksud adalah Orang Bati yang merupakan makhluk mitologi dari masyarakat yang ada di Pulau Seram. Berikut ulasan singkat Misteri Orang bati.

Perawakan Orang Bati yang menyeramkan

Menurut cerita yang beredar di masyarakat setempat, Orang Bati ini merupakan sosok manusia. Akan tetapi, sosok ini memiliki tubuh yang berwarna merah darah. Selain itu mereka juga memiliki sayap layaknya kelelawar dengan bentangan yang sangat lebar. Mereka juga diyakini memiliki ekor kecil, namun panjang dengan bagian ujungnya yang lancip.

Beberapa pihak menganggap jika Orang Bati ini berwujud layaknya manusia biasa. Namun, yang lain berpendapat kalau Orang Bati lebih tepat dikatakan mirip dengan kera berukuran besar.

Orang Bati dipercaya hidup di gua-gua gunung api non-aktif yang ada di Kairatu. Mereka akan tetap di sana hingga matahari terbenam. Barulah ketika malam tiba, mereka akan mulai mencari mangsa untuk disantap.

Masih menurut masyarakat sekitar, Orang Bati memiliki tinggi badan kurang lebih 1, 6 meter. Nama “Orang Bati” sendiri memiliki makna ‘Orang Bersayap’ yang mana mencerminkan wujudnya.

Senang memangsa anak-anak

Orang Bati sangat gemar memangsa manusia. Namun, tidak semua manusia dijadikan sebagai target sasarannya karena Orang Bati hanya mengincar anak-anak untuk dijadikan sebagai santapannya.

Cara Orang Bati menerkam korbannya mirip dengan cara elang menangkap ular. Mereka akan terbang dan menukik dengan cepat sambil menerkam para korbannya.

Hingga sekarang masih belum diketahui kenapa Orang Bati lebih gemar memangsa anak-anak. Namun, kalau dikaitkan dengan wujudnya yang menyerupai hewan ini, maka sudah menjadi instingnya untuk menerkam mangsa yang lemah.

Manusia yang berhadapan dengan Orang Bati akan mati

Mitos mengatakan kalau Orang Bati ini memiliki kemampuan membunuh yang sangat hebat. Ketika berburu, maka hampir tidak ada harapan bagi korbannya untuk selamat. Hal yang bisa dilakukan hanyalah pasrah.

Salah satu cara untuk menghindari terkaman dari makhluk ini adalah dengan berlari ke tempat yang tersembunyi ketika mendengar suara pekikannya yang khas.

Masyarakat sekitar meyakini jika Orang Bati memiliki kemampuan khusus yang mana dapat membuat para korbannya tidak berdaya. Hal itulah yang membuat siapa pun yang berhadapan dengan Orang Bati tidak akan selamat.

Kemiripan Orang Bati dengan Pterodactyl

Para ahli kriptid menyatakan kalau ciri-ciri yang dimiliki oleh Orang Bati mirip dengan Pterodactyl, salah satu makhluk purba yang diyakini masih belum punah. Hal itu didasarkan fakta bentuk fisik serta suara pekikan khas yang mana hanya dimiliki oleh Pterodactyl.

Beberapa pihak memang meyakini jika makhluk purba yang satu ini belum benar-benar punah. Bahkan keberadaannya tidak hanya di Pulau Seram, melainkan juga di hutan-hutan Afrika. Meski begitu, tidak ada bukti yang cukup kuat untuk mendukung teori ini sehingga masih dapat dengan mudah dipatahkan.

Antara mitos dan fakta

Keberadaan dari Orang Bati ini sebenarnya masih diperdebatkan. Pasalnya banyak orang yang menganggap kalau Orang Bati hanyalah makhluk mitologi. Sementara yang lainnya meyakini jika sosoknya benar-benar nyata.

Salah satunya adalah cerita tentang seorang misionaris Inggris yang bernama Tyson Hughes. Pada tahun 1987, Hughes mendapatkan tugas untuk menyebarkan agama di Pulau Seram. Selain itu, Hughes juga mengajarkan kepada para penduduk tentang cara bercocok tanam yang efisien.

Selama 18 bulan tinggal di sana, Hughes seringkali mendengar cerita tentang Orang Bati dari penduduk sekitar. Namun, Hughes tidak percaya hingga suatu waktu ia benar-benar melihat makhluk mengerikan itu dengan mata kepalanya sendiri.

Itu dia kisah tentang makhluk misterius dari Pulau Seram yang bernama Orang Bati. Tidak cukup banyak dokumentasi ilmiah yang menggambarkan tentang petualangan dari sosok yang satu ini.

Makanya ada yang percaya, ada juga yang tidak. Kalau kamu mau tahu lebih jauh tentang Orang Bati, kamu bisa langsung mengunjungi Pulau Seram, Maluku. Dijamin kamu bakal mendapatkan informasi yang lengkap tentang makhluk ini.*

Sumber:

keepo.me, nama editor: Muhammad Sidiq Permadi