Hallo Broeder inside

inMagz.id

Inside Magz menyadari bahwa sebuah karya tulis akan lebih indah dipandang mata bila tersaji dalam kemasan desain yang segar. Tampilan yang ‘enak’ serta nyaman di mata, akan mengantar dan mewarnai pandangan pembaca mulai dari awal hingga akhir setiap paragraf.

Berlangganan via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 285 pelanggan lain

24/09/2021

Inside Magz

Nyaman di Mata – Asik Dibaca

alt=Antisipasi Mudik 2021

Ketua DPD RI Minta Pemerintah Segera Antisipasi Mudik 2021

BANDAR LAMPUNG – Semakin dekatnya perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, membuat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah untuk segera bersiap. LaNyalla mengaku tidak ingin musim mudik 2021 membuat laju penyebaran pandemi Covid-19 meningkat.  

Menurut LaNyalla, salah satu hal krusial yang harus menjadi perhatian pemerintah saat mudik adalah sarana tranportasi.

“Pandemi Covid-19 belum berakhir. Sedangkan musim libur Hari Raya Idul Fitri tidak lama lagi. Sudah saatnya pemerintah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk mempersiapkan moda transportasi yang aman, nyaman dan sehat bagi masyarakat yang akan mudik,” katanya, Jumat, 12 maret 2021 sore di Bandar Lampung.

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, moda transportasi dan pelayanan yang diberikan harus menerapkan protokol kesehatan. Hal ini untuk menjamin kesehatan penumpang sekaligus memastikan tidak terjadi penyebaran pandemi.

“Tahun lalu, pemerintah menetapkan larangan mudik karena kondisi pandemi Covid-19. Tetapi fakta di lapangan berbeda, masyarakat banyak yang tetap mudik. Akibatnya, penyebaran Covid-19 tidak terkendali. Hal itu yang juga harus diantisipasi,” tuturnya.

Alumni Universitas Brawijaya Malang itu mengatakan pemerintah tidak boleh mengambil risiko. 

“Kejadian setahun lalu harus ada evaluasi untuk menentukan arah kebijakan pemerintah dalam menetapkan keputusan libur Hari Raya,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia menambahkan, survei yang dilakukan untuk memetakan moda transportasi sangat penting. Namun, LaNyalla mengharapkan indikator mengenai keaktifan penumpang dalam menggunakan prokes lebih ditegaskan.

“Pemerintah juga harus melakukan antisipasi menghadapi kemungkinan lonjakan penumpang dengan menyediakan moda transportasi tambahan. Semua hal terkait mudik dan pandemi harus diperhatikan,” tutur mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu.

Sehari sebelumnya, dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, LaNyalla menyempatkan berdialog dengan jajaran pengelola PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Hadir dalam dialog itu, GM Pelabuhan Cabang Merak Hasan Lessi dan GM Pelabuhan Cabang Bakauheni Solihin.*

sumber