Hallo Broeder inside

inMagz.id

Inside Magz menyadari bahwa sebuah karya tulis akan lebih indah dipandang mata bila tersaji dalam kemasan desain yang segar. Tampilan yang ‘enak’ serta nyaman di mata, akan mengantar dan mewarnai pandangan pembaca mulai dari awal hingga akhir setiap paragraf.

Desember 2020
SSRKJSM
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031 

Berlangganan via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 284 pelanggan lain

05/11/2021

Inside Magz

Nyaman di Mata – Asik Dibaca

remisi, napi, lapas,

Pemberian Remisi kepada 15 di Napi Lapas Klas III Parigi

Tahun ini 15 Napi di Parigi Moutong Dapat Faedah Natal

Sulawesi Tengah– Lembaga Pemasyarakatan Klas III Parigi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah memberikan remisi khusus natal 2020 kepada 15 orang Narapidana beragama kristen.

Jumlah remisi yang diberikan kepada para Narapidana mulai dari 15 hari hingga 2 bulan.

“Napi yang mendapat remisi khusus natal tahun 2020 ini adalah mereka yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan serta perundangan berlaku,” kata Kepala Lapas Parigi, Muh Askari Utomo saat menyerahkan remisi kepada perwakilan narapidana di Aula Lapas, Kamis, 24 Desember 2020. Dikutp dari Gema Sulawesi.

Harga Sabu-sabu di Parigi Moutong Capai Rp1,6 juta per Gram

Pelaporan PAD Eksekutif Keliru, Pansus Sebut Kelemahan Legislatif

Program BPUM 2021 untuk Pelaku Usaha Mikro Masih Didata

Anak Didik Usia 0-6 Tahun Masih Prioritas Disdikbud Parigi Moutong

Ketentuan pemberian bonus pengurangan masa tahanan, kata Askari, berlaku bagi Napi yang sudah menjalani hukuman paling sedikit 6 bulan. Selama di Lapas atau selama masa pidana, Napi dimaksud tidak terlibat pelanggaran, dan dinilai aktif mengikuti program serta kegiatan pembinaan.

“Natal harus menjadi momentum umat Kristiani untuk merayakan anugerah keragaman yang diberikan Tuhan. Natal megingatkan kita akan kasih Tuhan yang sangat luas, menyeluruh serta tidak membeda-bedakan. Termasuk bagi mereka yang saat ini sedang menjalani pidana di Lapas,” ujar Askari.

Pemerintah sangat mengapresiasi keberhasilan setiap warga binaan yang mencapai penyadaran diri, tercermin perubahan sikap serta perilaku sehari-hari.

Adanya reward berupa pengurangan hukuman sebagai salah satu wujud pembinaan dari Lapas yang berlokasi di Desa Olaya, Kecamatan Parigi.

Askari berharap, remisi khusus natal 2020 bisa jadi dasar semangat oleh Napi dalam memperbaiki diri, serta giat mengikuti program pembinaan dengan baik. Supaya kemudian, ketika bebas dapat berintegrasi kembali dengan masyarakat.

Jumlah penghuni Lapas Olaya sebanyak 250 orang, 15 orang WBP beragama Kristen.

Muh Askari Utomo – Kepala Lapas Parigi

“Dari 15 orang itu, 12 orang memperoleh remisi natal dan dua orang belum memperoleh Remisi karena masih berstatus tahanan dan satu orang adalah Narapidana yang terkait PP 99 Tahun 2012,” ungkapnya.